Published On: Rab, Mei 4th, 2016

Baru di Sahkan, APBD Rohul TA 2016

Share This
Tags
Bupati Rohul Suparman

Bupati Rohul Suparman

PEKANBARU_SK.com – Mestinya Anggaran Perbelanjaan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau tahun anggaran 2016, sudah disahkan pada akhir Desember 2015 lalu. Namun, hal itu terkendala karena bertepatan dengan pelaksanaan Pilkada serentak.

Pengesahan APBD molor, juga disebabkan banyaknya anggota dewan Rohul menjadi pengurus partai, mereka sibuk melakukan kampanye. Selain itu, utang tunda bayar Pemkab Rohul kepada pihak ketiga sebesar Rp 44 miliar, juga sempat menjadi polemik, akibat tidak diakomodir Badan Anggaran (Banggar).

Walaupun sempat mendapat protes dari Alpasirin angggota dewan asal partai PAN, namun kita tetap mengesahkan RAPBD Kabupaten Rokan Hulu tahun anggaran 2016 sebesar Rp 1,4 triliun, ujar Kelmi Amri SH, Ketua DPRD Kabupaten Rokan Hulu, Selasa malam di Pasir Pangaraian, Rokan Hulu, Riau.

Pada kesempatan itu, Bupati Rokan Hulu H Suparman S.Sos, MSi mengatakan, pada tahun ini, ada 15 Ranperda yang akan dibahas DPRD Rohul. Suparman mengharapkan, Ranperda tersebut dapat dibahas dan dijadikan Perda. “Semoga tahun ini dapat dibahas dan dijadikan Perda”, ujar Suparman.

Lebih lanjut mantan ketua DPRD Prov Riau ini mengatakan, dengan di sahkannya APBD 2016, diharapkan, pelayanan terhadap masyarakat, bisa berjalan baik. Bupati mengharapkan kepada seluruh SKPD di lingkungan Pemkab Rohul, agar segera menyiapkan administrasi dan menggesa kegiatan, sehingga realiasi kegiatan tercapai pada waktunya.

Suparman menargetkan, evaluasi RAPBD Rohul 2016 harus selesai dalam satu minggu, sehingga kegiatan yang telah disusun SKPD di lingkungan Pemkab Rohul, bisa segera direalisasikan. Apalagi sebelumnya, pihaknya sudah melakukan komunikasi yang baik dengan Pemprov Riau.

Terkait utang tunda bayar Pemkab Rohul tahun lalu senilai Rp 44 miliar yang tidak diakomodir Banggar, Bupati Suparman mengakui, TAPD sudah berupaya mengajukan. Namun, dengan bebagai pertimbangan, pihaknya tak bisa berbuat banyak. Sebab, jika tetap dimasukkan, dikhawatirkan akan terjadi masalah baru di belakang hari, ujar Suparman.

Sementara itu, Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri mengatakan, setelah disahkan, berkas RAPBD 2016 akan dikirim ke Pemprov Riau. Setelah dievaluasi sekira 14 hari di Pemprov Riau, APBD Rohul tahun ini baru bisa digunakan untuk berbgai kegiatan.

Kelmi menambahkan, terkait tidak diakomodirnya utang tunda bayar Pemkab Rohul pada 2015 lalu ke pihak ketiga, hal itu hanya menunggu audit yang dilakukan BPK. Mudah-mudahan. jika audit, utang tunda bayar akan dianggarkan di APBD Rohul Perubahan 2016.

Karena Dana Bagi Hasil atau DBH dari sektor minyak dan gas atau Migas tidak menguntung bagi daerah. Meski sesuai Perpres seharusnya DBH Migas diterima Pemkab Rohul sebesar Rp 179 miliar, namun dengan estimasi cermat, Banggar DPRD Rohul hanya memasukkan Rp 119 miliar. net

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>