Published On: Kam, Apr 6th, 2017

Dibangun Akhir Abad 18 Kelenteng In Hok King Masih Berdiri Megah

Share This
Tags

Suarakedaulatan.com,Rohil-Klenteng In Hok King merupakan salah satu bangunan bersejarah IMG_4453yang ada di Kota Badansiapiapi, ibukota Kabupaten Rokan Hilir. 

Klenteng In Hok King ini dibangun di akhir abad ke-18 dan menjadi klenteng tertua di daerah tersebut. Di klenteng ini juga setiap tahun menjadi tempat sembahyang sebelum memulai kegiatan Bakar Tongkang yang dilaksanakan setiap tahun.

Tidak sulit menemukan lokasi Klenteng In Hok King ini karena berada di pusat kota Bagansiapiapi atau tidak jauh dari Kantor Bupati Rokan Hilir.

Sebagai tempat beribadah dan bangunan bersejarah, Klenteng ini sangat sakral bagi masyarakat Tionghoa Bagansiapiapi. 

Dari pantuan media ini yang melakukan kunjungan bersama tim Bagan Heritage, jumlah masyarakat Tionghoa yang melakukan sembahyang ke klenteng ini cukup banyak. Apalagi tempat ini menjadi salah satu destinasi wisata bersejarah yang bisa dikunjungi wisatawan yang datang ke kota yang pernah menjadi penghasil ikan terbesar di dunia itu.

Selain Klenteng In Hok king, ada sejumlah tempat bersejarah menarik lainnya yang bisa dikunjungi di Bagansiapiapi. Seperti Pelabuhan Tua Belanda, Tugu Perjanjian, Rumah Kapitan, Water Leeding Tower, dan sebagainya.

Tempat-tempat ini mulai digarap Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir guna manarik minat wisman datang ke daerah itu. Salah satunya adalah menggandeng penggiat wisata Riau dengan menggelar program Bagan Heritage. 

Kegiatan ini sendiri merupakan upaya memajukan pariwisata Bagansiapiapi lewat situs-situs bersejarah yang ada di kota tersebut.

Bupati Rokan Hilir Suyatno menyampaikan apresiasinya terhadap penggiat budaya yang dipimpin oleh Profesor Kasman terhadap kepeduliannya terhadap Bagansiapiapi. Berkat kerjasama tim penggiat dalam menggali sejarah di Bagansiapiapi, Pemkab Rohil bisa meluncurkan program Bagan Heritage.

“Kita apresiasi kepedulian mereka terhadap Bagan. Ini menjadi cambuk bagi kami yang merupakan warga asli di sini,” sebut Suyatno pada peresmian Bagan Heritage pada Selasa (4/4) malam.

Suyatno mengatakan saat ini di Rokan Hilir sudah ada beberapa obyek yang sudah terkenal seperti event Bakar Tongkang dan Pulau Jemur. Namun dengan adanya situs-situs bersejarah yang dikemas dalam Bagan Heritage ini, bisa menjadi destinasi wisata baru.

Suyatno juga akan berupaya mengembangkan semarak Bagan di malam hari. Seperti mendukung keberadaan kedai kopi di malam hari dengan menutup beberapa ruas jalan. Selain itu, ia juga akan menyiapkan beberapa lampu hias serta lima puluh unit becak hias.

“Ini akan menjadi atraksi tersendiri bagi wisatawan. Kita harapkan dengan adanya geliat pariwisata ini bisa menggerakkan PAD di Rohil,” kata Suyatno

Gubernur Riau yang diwakili Kepala Balitbang Provinsi Riau Arbaini menyebutkan bahwa pihaknya sangat mendukung Bagan Heritage ini. Ia berharap ke depannya bisa jadi destinasi baru dan bisa mengangkat marwah pariwisata Riau.

“Saya berbahagia dengan adanya Bagan Heritage ini. Bisa juga berpotensi mendorong perekonomian Riau dan Bagansiapiapi khusunya,” sebut Arbaini.

Bagan Heritage juga bisa membangkitkan nilai sejarah dan kejayaan masa lalu. Sehingga masyarakat bisa semakin mengenal sejarahnya. “Kita minta terus kembangkan kreatifitas, sehingga bisa jadi tuan rumah di negeri sendiri,” sebut Arbaini. (Chandra)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>