Published On: Jum, Okt 21st, 2016

Ditinggal Cari Kerja Rumah Warga Ludes Terbakar

Share This
Tags

suarakedaulatan.com,DABOSINGKEP–Atek (42) warga Desa sungai harapan kecamatan singkep barat kabupaten Lingga terpaksa mendengar berita yang sangat kecewa atas musibah yang di alami nya,karena tak berapa lama meninggalkan rumah untuk mencari pekerjaan di kota Batam rumahnya habis di lalap si jago merah dengan cepatnya.

Kejadian tersebut berawal sekitar Pukul 07.00 Wib setelah anaknya pergi sekolah dasar (SD) tak jauh dari rumahnya,yang di antarkan oleh abang kandungnya Riki sekali pulang melihat masyarakat sudah hilir mudik brteriak pada tetangga bahwa ada kebakaran dan riki melihat asap dari jauh yang begitu tebal perasaan tidak enak langsung pulang,setelah melihat sudah tak dapat di padamkan lagi karena api yang terlalu besar dengan seklip mata memandang habis semuanya.

Riki pun terlihat termenung melihat kedaan rumah orang tuanya habis di makan api,dan langsung mendampingi adik perempuannya yang berlari menuju rumah tetangga langsung menangis melihat keadaan rumah bapaknya,saat di konfimasi salah seorang warga yang tak mau namanya di publikasikan,memang sanagat cepat api memakan rumah tersebut saya aja lagi sedang minum secangkir kopi dengan menghisab sebatang rokok masih santai di rumah karena hari masih pagi.

setelah melihat warga ada yang berteriak”kebakaran”saya langsung keluar namun setelah saya melihat rumah Atek,dan tidak dapat lagi untuk berbuat banyak karena keadaan api semakin besardan sumurnya pun jauh dari rumah tentu saja pakai lihat saja apa lagi yang mau di bantu sedangkan untuk menghubungi mobil pemadam kebakaran sangat jauh sekali berada di daerah Kecamatan Singkep.

Sedangkan rumah bang atek bangunannya hanya papan tentu saja cepat api membesar,sehingga tidak dapat tertolong lagi imbuhnya,di jumpai Riki selaku anak tuanya pada media menjelaskan berkemungkina api tersebut dari aliran listrik karena ada cok yang tak di cabut,tetapi biasanya tidak pulak sampai jadi begini sayapun tak dapat membayangkan kalau Bapak di telphone pasti marah karena belum di kasi tau lagi,barang yang habis kalau di taksirkan hampir seratus juta lebih,karena Bapak saya ada juga buka kedai kecil-kecil seperti jualan barang sembako.

Riki juga menambahkan memang sudah nasib Pak jadi terbakar apa boleh buat lah bukan kehendak kita jawabnya sabar,di tempat terpisah salah seorang warga Desa Sungai harapan membenarkan kejadian tersebut begitu cepat sekali karena hari sudah siang,kecuali malam hari dapat kita menduga siapa yang membakar tetapi kalau sudah siang tentu saja sudah menjadi nasib siapa yang mau ada kecelakaan seperti ini apalgi warga kami di sini orangnya pun baik dan bergaul dengan warga,Cuma saya sangat mengharapkan pada Pemerintah Kabupaten Lingga melalui dinas terkait supaya dapat lah mempasilitasi seperti”mobil pemadam Kebakaran”di daerah kecamatan kita jadi snasg apabila ada musibah dapat cepat melakukan pemadaman,tetapi kalau jauh harus telphone lagi ke dabo tentu saja rumah warga sudah habis kalau kendaraan nya sampai tegasnya.Mis

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>