Published On: Kam, Mei 18th, 2017

DPRD Natuna Minta Perusda Berbenah Dan Lebih Profesional Dalam Bekerja

Share This
Tags

Suarakedaulatan.com,Natuna —  Ketua DPRD Natuna Yusripandi bersama Komisi III Harken, IMG-20170510-WA0003Henry FN (Jack) dan Syaiful mengadakan pertemuan dengan Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni, Plt Perusda Ilham Kauli, Kadis Disprindag Helmi Yuda Kabag Ekonomi Khaidir di ruang Rapat DPRD Natuna, Jumat (12/5/2017).

Pertemuan ini dilakukan setelah Ketua DPRD Natuna beserta anggota sidak pasar ranai tanggal 10/05 kemarin. Sidak tersebut bermula adanya laporan dari masyarakat mengenai sewa meja jualan dipasar yang naik. Para pedagang merasa keberatan dengan hal tersebut. Dari laporan tersebut ketua DPRD berserta beberapa anggota ambil langkah cepat dengan melakukan sidak.

Dari hasil sidak itulah DPRD natuna mengadakan pertemuan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

 Baca juga:

Saat pertemuan, Anggota Komisi III DPRD Natuna, Harken. Menurut dia, keputusan Perusda mengambil tindakan yang menaikkan sewa meja dan mengutip retribusi tidak berdasarkan Peraturan Daerah. Kalau Perusda tidak mampu mengelola pasar, Disprindag yang akan mengambil alih.

“Dasar kenaikkan harus disesuaikan dan disepakati oleh pedagang dan berdasarkan Peraturan Daerah No 8 Tahun 2010 tentang tata cara mengutip retribusi sewa dengan system per hari dikutip, bukan bulanan ataupun tahunan. Kalau Perusda tidak sanggup, silahkan Disprindag yang mengelola langsung,” papar Harken

Dari anggota Komisi III DPRD Natuna Henry FN juga menilai Perusda seharusnya membantu mensejahterakan rakyat, tapi dengan menaikan harga sewa meja malah hanya menambah beban bagi pedagang di Pasar Ranai.

“Pendirian Perusda sudah tidak betul lagi, selama ini Perusda hanya menjadi panitia dari Pemerintah Kabupaten Natuna. Disaat tidak ada kegiatan pemerintah. Perusda juga tidak ada kegiatan, miliaran rupiah untuk kapal bagan tidak jelas hasilnya. Sehingga pasar menjadi objek utama untuk membayar gaji karyawan. Kalau ini tidak diperbaiki bagus Perusda dibubarkan,” ujar Henry

Plt Perusda Natuna Ilham Kauli pada saat pertemuan ini mengakui adanya petugas retribusi yang tidak mencatat keuangan retribusi. Namun, ia menilai ini merupakan akibat petugas tidak kunjung gajian.

“Akibat karyawan tidak digaji sehingga penyimpanganpun terjadi,” ujar Ilham.

Sementara, terkait kenaikkan harga sewa meja di Pasar Ikan, Ilham mengaku akan segera menurunkan tarif sewa ke harga awal.

“Pada Juni Nanti, harga sewa meja untuk pasar ikan akan saya turunkan dari Rp250 ribu menjadi Rp180 ribu,” ucapnya.

Dikesempatan itu, Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni berharap Perusda nantinya mampu menjalankan program kerjanya.

“Kita dari Pemerintah Natuna akan berusaha serius untuk menanggapi hal ini. Komitmen, ya jelas orang yang duduk sebagai direktur harus mampu memimpin Perusda,” katanya.

Ngesti juga memerintahkan, agar Perusda berkomunikasi dengan pimpinan (Bupati dan Wakil Bupati Natuna) dan DPRD, sehingga miss komunikasi tidak terjadi.

Diakhir pertemuan, Ketua DPRD Natuna Yusripandi berharap Perusda melengkapi dan membenahi AD/ RT agar kedepannya kinerja Perusda bisa lebih profesional dan baik dengan tujuan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Natuna dan bisa berkordinasi dengan DPRD. (***)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>