Published On: Ming, Okt 15th, 2017

Group Kompang Simpang Ayam Bersaudara Tampil Di Negeri Jiran Malaysia

Share This
Tags

Suarakedaulatan.com,SELANGOR,MALAYSIA – Persembahan tabuhan kompang Bengkalis

Grup Kompang "Desa Simpang Ayam Bersaudara" dari Bengkalis Riau saat menabuh kompang pada malam dan acara berarak pengantin anak Ketua Kampung (Kepala Desa) H. Arif Bin Damanhuri di Kuala Selangor, Malaysia.

Grup Kompang “Desa Simpang Ayam Bersaudara” dari Bengkalis Riau saat menabuh kompang pada malam dan acara berarak pengantin anak Ketua Kampung (Kepala Desa) H. Arif Bin Damanhuri di Kuala Selangor, Malaysia.

bukan saja terkenal di Provinsi Riau, bahkan sampai ke negeri serumpun, Malaysia.

Seni budaya Melayu yang identik dengan seni religius bernuansa Islami ini adalah salah satu seni budaya Melayu yang telah ada sejak lama khususnya di Bengkalis.

Hampir seluruh pelosok desa di Kabupaten Bengkalis memiliki grup atau kelompok kompang. Sehingga, bisa dikatakan kompang sudah bersebati dengan Melayu dan mendarah daging di masyarakat Bengkalis.

Hal ini sebagaimana diutarakan Anuar, Ketua Grup Kompang Desa Simpang Ayam Bersaudara kepada wartawan Jumat (13/10/17) malam melalui pesan whataps-nya saat memenuhi undangan pernikahan dan diminta untuk menabuh kompang dalam serangkaian acara pernikahan kerabatnya di Selangor, Malaysia.

“Saat ini kami grup Kompang Desa Simpang Ayam, Bengkalis diundang oleh saudara kami H. Muhamat Arif Bin Damanhuri atas pernikahan anaknya di Batu 8 Ijuk Kuala Selangor, Malaysia,” kata Anuar.

Masih kata Anuar, mereka yang berjumlah belasan orang sejak Jum’at malam bermain kompang. “Sampai besok (Sabtu, 14/10) siang arak-arak selama sehari penuh,” tambahnya.

Para undangan pada Sabtu tersebut, sambil menyantap hidangan bertambah nikmat menyantap makanan karena diiringi persembahan kompang yang walaupun terasa asing tapi sangat indah didengar.

Anuar berharap, seni kompang ini bisa eksis dan hidup terus di Bengkalis, dan tidak luntur seiring dengan perkembangan zaman globalisasi sekarang ini.

H. Arif yang mengundang grup kompang ini pula mengaku, “Beberapa undangan kami bertanya-tanya berasal dari mana pemain kompang ini. Yang saya jawab dari indonesia, dari Desa Simpang Ayam Bengkalis. Undangan kami memuji tabuhan kompangnya sangat syahdu dan enak didengar telinga,” ungkap H. Arif.(Rls)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>