Published On: Kam, Mar 31st, 2016

Industri Galangan Kapal Karimun Makin Tersohor “ini buktinya”

Share This
Tags

Proyek APBN Senilai Rp247,4 M

01-31 maret 16 pembangunan kapalKARIMUN (sk.com) – Industri galangan kapal di Kabupaten Karimun makin menggeliat menyusul dipercayanya, PT Multi Ocean Shipyard (MOS) membuat dua Kapal Navigasi I dengan nilai Rp247.433.761.696. Tak tanggung-tanggung, kapal milik Kementerian Perhubungan Republik Indonesia merupakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara. Dua unit kapal itu memiliki panjang 60 meter dengan lebar 12 meter dan tinggi 4,7 meter.
Pembuatan kapal itu segera dimulai setelah Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, DR. Umar Aris bersama Bupati Karimun Aunur Rafiq memasang keeling kapal  di area PT MOS Desa Pangke Kecamatan Meral Barat, Rabu (30/3).

Umar Aris mnenegaskan, PT MOS tampil sebagai pemenang tender pengerjaan kapal tersebut. Ia berharap, kepercayaan ini ditunaikan dengan membuat kapal yang berkualitas.

“Saya tidak kasih angin surga, tapi perlu saya sampaikan bahwa tolong bikin kapal ini baik-baik. Karena kami akan membangun 100 kapal lagi. Tidak hanya kapal navigasi, tapi kami juga akan melakukan pengadaan kapal pengangkut orang,” ucap Umar.

Katanya, menyadari anggaran pembuatan kapal ini berasal dari uang rakyat, maka PT MOS diminta untuk menjaga kepercayaan ini.

“Apa yang sudah dijanjikan,  jangan diingkari. Mohon amaf jangan diakal-akali. Jangan sampai ketika kapal baru diluncurkan, tau-tau langsung tenggelam tentu ini akan diminta pertanggungjawaban juga,” tukasnya.

Ia menuturkan, pembuatan kapal ini sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan armada laut. Saat ini banyak kapal yang sudah berusia tua sehingga diperluakan armada dan penambahan kapal baru termasuk kapal navigasi.

“Saya berharap agar proses pembangunan kapal ini berjalan sesuai dengan skep, prosedur yang berlaku dengan memperhatikan kualitas serta tepat waktu selama 660 hari,” pintanya.

Sementara Bupati Karimun Aunur Rafiq sangat bangga ketika sebuah perusahaan galangan kapal di Kabupaten Karimun bisa bersaing di pemerindah pusat untuk mendapatkan proyek tersebut. Karena selama ini diketahui cukup banyak perusahaan galangan kapal yang lebih lama berdiri seperti di Batam. Dengan kata lain ini menunjukkan bahwa perusahaan di Karimun memiliki kualitas dan kapabilitas yang patut diperhitungkan.

“Perlu dicatat bahwa kapal ini dikerjakan oleh tangan putra daerah Kabupaten Karimun dan ini merupakan suatu kebanggaan bagi kita. Tanpa para pekerja di PT MOS tentunya kapal ini tidak akan siap dan mereka lah yang berkompeten. Disamping itu kami sangat menyambut baik kehadiran bapak-bapak dari Dirjen Kelautan Kemenhub, dengan harapan tidak hanya meninjau PT MOS tapi lebih dari pada itu adalah dapat melihat kewilayahan khususnya kepelabuhanan yang ada di Kabupaten Karimun,” kata Rafiq.

Hal yang sama pun disampaikan oleh Direktur Utama PT MOS, Hartono Utomo. Ia mengaku berbangga hati ketika diberikan kepercayaan dalam memenangi lelang proyek pembangunan dua unit kapal tersebut.

“Suatu kebanggaan bagi kami ikut berpartisipasi dalam proyek pembangunan kenavigasian dari Kementerian Perhubungan, yang merupakan bagian dari langkah pemerintah Indonesia untuk memperkuat infrastruktur kemaritiman. Dengan adanya proyek-proyek pembangunan kapal dari Kementerian Perhubungan tentunya sangat memberikan kontribusi dan peluang bagi perusahaan-perusahaan galangan kapal di Indonesia khususnya bagi PT MOS,” ucap Hartono. ( hk)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>