Published On: Sel, Feb 13th, 2018

Kejaksaan Negeri Kampar Memberi Pembinaan Pada Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang

Share This
Tags

Suarakedaulatan.Com, KAMPAR-Pada hari Senin IMG-20180213-WA0006tanggal 12 Februari 2018 sekira pukul 07.00 Wib, bertempat di Lapangan Upacara Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang mengadakan kegiatan Penyuluhan dan Penerangan Hukum Jaksa Masuk Sekolah.

Kejaksaan Negeri Kampar yang untuk selanjutnya disebut Tim jaksa masuk sekolah (JMS), yang terdiri dari personil dari Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri Kampar yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kampar.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, yaitu Kepala Kejaksaan Negeri Kampar (DWI ANTORO, S.H., M.H.), Kepala Sub Bagian Pembinaan Kejaksaan Negeri Kampar (LILI ERNI), Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kampar (DEVITRA ROMIZA, S.H., M.H.) dan Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kampar (HERIYANTO MANURUNG, S.H.), serta beberapa orang Jaksa Fungsional Pada Kejaksaan Negeri Kampar.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Para Guru Pada Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang dan Santriwan dan Santriwati Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang dengan jumlah peserta kurang 1.350 (seribu tiga ratus lima puluh) orang santri. Dengan Narasumber, yakni Kepala Kejaksaan Negeri Kampar (DWI ANTORO, S.H., M.H.) yang bertindak sebagai Pembina Upacara ;

Bahwa kegitan JMS tersebut dilaksanakan bersamaan dengan dilaksanakannya upacara bendera. Dalam amanatnya, Kepala Kejaksaan Negeri Kampar menyampaikan tentang tujuan Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah untuk memperkenalkan kepada Santriwan dan Santriwati di Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang agar lebih memahami hukum dalam kehidupan sehari-hari.

“Agar tidak terkena hukuman karena telah melakukan sesuatu yang dilarang oleh hukum dan dapat memotivasi Santriwan dan Santriwati Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang serta apa yang disampaikan nanti implementasinya dapat diterapkan di masyarakat.
“Kepala Kejaksaan Negeri Kampar yang bertindak selaku Pembina Upacara juga menjelaskan Tugas Pokok dan Fungsi Kejaksaan Republik Indonesia dengan Slogan Ayo Kenali Hukum Jauhkan Hukuman ”

Bahwa dalam amanatnya Kepala Kejaksaan Negeri Kampar menyampaikan hal-hal sebagai berikut :
Agar Para Santri Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang menjaga / menjauhkan diri dari Narkoba dan penyalahgunaannya.

Agar Para Santri pada Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang berhati-hati dalam menggunakan Android, jangan sembarangan mengirim, share, memposting hal-hal yang berbau Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA).

“Dengan telah berlaku Undang-Undang Republik Indonesia No. 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Oleh karenanya jangan sampai Para Santri di Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang ini terjerat Undang-Undang tersebut.

Agar Para Santri Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang mengenal Tindak Pidana Korupsi dari dini dan bagaimana bahayanya bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Bahwa setelah selesai memberikan amanatnya dihadapat seluruh Santriwan dan Santriwati Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang dan upacara pun selesai. Selanjutnya acara pun dilanjutkan dengan pemberian kenang-kenangan dari Kepala Kejaksaan Negeri Kampar untuk Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang dan berphoto bersama.

Bahwa Kegiatan Tim Jaksa Masuk Sekolah di Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang berjalan dengan tertib dan lancar dan ditutup pada pukul 08.30 Wib.

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>