Published On: Jum, Okt 20th, 2017

Kenduri Melayu Pantai Tenggayun “Rombongan Gubri Disambut Pencak silat Dan Kompang”

Share This
Tags

TENGGAYUN – Terik panas mentari pada Kamis (19/10/ 2017) pukul 11.30 siang, tak

Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman, Plt. Setda H. Arianto, Bupati Rokan Hilir H. Suyatno, Indra Gunawan, Hj. Aisyah, H.T.S Ilyas, Camat Bandar Sri Laksamana disambut silat oleh dua pelajar di Kecamatan Bandar Sri Laksamana, saat menghadiri "Kenduri Melayu" di Desa Tenggayun, Kamis(19/10/2017).

Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman, Plt. Setda H. Arianto, Bupati Rokan Hilir H. Suyatno, Indra Gunawan, Hj. Aisyah, H.T.S Ilyas, Camat Bandar Sri Laksamana disambut silat oleh dua pelajar di Kecamatan Bandar Sri Laksamana, saat menghadiri “Kenduri Melayu” di Desa Tenggayun, Kamis(19/10/2017).

menyurutkan semangat dua pesilat serta puluhan penabuh kompang Desa Tenggayun Kecamatan Bandar Sri Laksamana Kabupaten Bengkalis menabuhkan kompang untuk menyambut kehadiran orang nomor satu di Provinsi Riau H. Arsyadjuliandi Rachman.

Hadirnya Andi Rachman di kecamatan yang baru berusia 3 tahun pemekaran dari Kecamatan Bukit Batu ini dalam acara “Kenduri Melayu” Adat Dijunjung Negeri Disanjung.

Indra Gunawan anggota DPRD Kabupaten Bengkalis dalam sambutan singkatnya menyampaikan rasionalisasi anggaran membuat dana kegiatan kenduri tersebut berkurang. Bahkan insentif pegawai pun dikurangi dua bulan. “Kami dari DPRD memberikan satu informasi bagi masyarakat bahwa status jalan kabupaten menjadi jalan provinsi misalnya di Tanjung Kapal menuju Tanjung Medang, Jalan Hangtuah di Duri,” ungkap Indra Gunawan singkat.

Bupati Bengkalis Amril Mukminin dalam sambutannya yang dibacakan Plt. Setda Bengkalis H. Arianto menuturkan, “Sangatlah patut dan pantas acara adat ini digelar di kecamatan yang baru dimekarkan ini. Dalam Al-Qur’an surah Ibrahim ayat 7 dikatakan ; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. Berdoa dan berbuat untuk membangun kecamatan baru ini. Mari kita melakukan koreksi diri, bermunasabah, memohon ampun atas segala dosa,” ajak Amril Mukminin.dan

Menurut Amril Mukminin, Kenduri Melayu ini juga merupakan momentum yang tepat untuk menunjukan komitmen terhadap semangat membangun negeri Bengkalis ini. “Mulai dari pejabat paling atas sampai masyarakat yang paling kecil, kemajuan yang telah dicapai selama ini terjadi dalam suatu harmonisasi,” tambahnya.

Sementara itu, Gubri Andi Rachman menegaskan, “Perhatian provinsi (Riau) dalam membangun Riau Pesisir sudah berapa jumlahnya sampai 2017 ini. Kita tetap berkomitmen untuk tetap membangun wilayah Riau Pesisir kedepannya. Banyak hal yang bisa dikembangkan di sektor pariwisata. Tadi, Kepala Disparbudpora Bengkalis menyampaikan akan membangun homestay di sini. Homestay yang bersih dan makanan enak menjadi tarikan pengunjung datang ke daerah kita,” adalah beberapa bagian kalimat dari Gubernur Riau Andi Rachman dalam sambutannya.

Selain Gubri, turut hadir terlihat hadir beberapa pejabat teras Forkompinda Provinsi Riau, asisten di Setda Bengkalis Hj.Umi Kalsum, Haholongan, Plt. Setda Arianto, Plt.Kadisparbudpora H.T.S Ilyas, serta sekretarisnya Nurminsyah, Camat, Kepala Desa se-Kecamatan Bandar Laksamana, dan 400an undangan lainnya.

“Pak Rudi di Dinas Pendidikan perlu mengembangkan SMK yang tadi saya lihat ada SMK Penerbangan. Buk Aisyah tolong ingatkan tapi jangan lewat Indra Gunawan,” kata Andi Rachman dengan nada bercanda.

Gubri menginginkan Riau ini menjadi pusat budaya Melayu di Asia Tenggara. “Kita harus siapkan daerah-daerah yang bisa mengelola tol yang dibangun, kita akan menyambung jalan Sinaboi perbatasan Dumai,’ tutup Andi Rachman.

Setelah selesainya acara, rombongan dibawa ke tempat “Kenduri” makan siang di dua lokasi. Gulai ayam kampung, masak putih ikan parang, acar, adalah menu yang disantap undangan di dua kantin yang disiapkan. Sementara snak istimewa, “Aei sidah, bolu kemojo, dan makanan khas daerah menjadi makanan daerah yang kami suguhkan,” kata Hj. Aisyah anggota DPRD Kabupaten kepada Koranriau.net, Rabu (18/10/2017) malam.

“Kenduri” makan siang tengah berlangsung, di pentas tampil menyajikan tarian “Menangguk” binaan Mahdewi Puspa Kepala SDN 1 Bengkalis. Dilanjutkan persembahan tarian dari SMAN 2 Bukit Batu dan syair Zulhairi dari siswa MA Tenggayun.

Pantauan jurnalis Koranriau.net di lapangan, masyarakat yang mengunjungi “Kenduri Melayu” sangat kurang, sepertinya belum tersosialisasi acara tahunan tersebut kepada masyarakat.

“Bukan kurang, tapi karena ini hari sekolah beda saat dilaksanakan saat hari Ahad (luar jam sekolah) atau saat libur,” kata Kabid Kebudayaan Khairani, SE.

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>