Published On: Kam, Mei 26th, 2016

Menuju Indonesia Sehat “Sulap Sampah Menjadi Barang Berharga”

Share This
Tags

suarakedaulatan.com, Jakarta Sampah rumah tangga telah menjadi momok menakutkan bagi lingkungan, baik dalam jumlah maupun proses pengolahannya. Contoh, DKI Jakarta sebagai ibukota negara menghasilkan 7500 ton sampah/hari , bahkan kota Bali sebagai kota wisata andalan Indonesia rata-rata menghasilkan 11.000 ton/hari.

Seperti dilansir liputan6.com diperkirakan pada tahun 2019 nanti total produksi sampah di Indonesia mencapai 67,1 juta ton/tahun. Dari angka tersebut persentase sampah plastik menduduki peringkat kedua, padahal sampah jenis ini memerlukan waktu hingga ribuan tahun agar dapat terurai sempurna oleh bumi.

Persentase yang terbilang tinggi tersebut tidak mengherankan mengingat hampir semua kemasan makanan dan pembungkus barang menggunakan bahan plastik. Belum lagi bahan plastik yang digunakan untuk kebutuhan lain seperti peralatan dan perabotan rumah tangga, mainan anak-anak, alat olahraga, perangkat elektronik, medis, dan sebagainya.

Padahal, sifat plastik yang tahan lama dan mudah dibentuk kembali bisa menjadi keuntungan karena sampah berbahan plastik paling mungkin untuk didaur ulang atau dialihfungsikan daripada langsung dibuang begitu saja. Begini beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk meminimalisir dampak sampah khususnya plastik terhadap lingkungan.

Pilah-pilih sampah supaya gampang diambil pemulung

Sebagian besar masyarakat mungkin belum menyadari bahwa pemulung yang aktivitasnya mengambil sampah untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka memiliki peranan penting dalam kegiatan daur ulang sampah.

Pemulung mungkin tidak memilah sampah berdasarkan sudut pandang gaya hidup daur ulang dan murni karena alasan ekonomis. Biasanya sampah ‘favorit’ mereka umumnya botol-botol plastik bekas minuman.

Bila pemulung saja bisa memilah sampah untuk memenuhi kehidupan mereka, kenapa kita tidak bisa memilah sampah demi lingkungan, yang nantinya juga akan berpengaruh terhadap hidup kita sekaligus beramal membantu kerja pemulung.

Sulap sampah jadi barang berguna dan berdaya jual tinggi

Bermodalkan sedikit kreativitas kamu bisa menyulap sampah anorganik seperti kemasan makanan ringan, botol plastik bekas minuman, batang es krim, dsb menjadi barang yang bisa dipakai kembali untuk kebutuhan sehari-hari atau bahkan menjadi produk bernilai jual tinggi.

Untuk kalangan berduit apalah artinya uang 200 perak yang dikeluarkan untuk biaya charge penggunaan kantong plastik. Tapi, justru disitulah rasa kepedulian kamu terhadap lingkungan diuji, memang kamu rela menggadaikan keselamatan lingkungan dengan nominal senilai uang koin?

Mulai sekarang biasakan deh membawa tas berbelanja sendiri atau kantong plastik bekas ketika berbelanja ke pasar atau supermarket dengan begitu kamu sudah turut aktif menekan peredaran sampah plastik.(editor Eef)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>