Published On: Rab, Apr 19th, 2017

Mutu Tenaga Pengajar Natuna Perlu Ditingkatkan

Share This
Tags

Suara Pendidikan,Natuna – Natuna yang merupakan daerah perbatasan yang FB_IMG_1492423280043mana wilayahnya terdiri dari pulau-pulau kecil ini masih memiliki berbagai kendala baik itu transfortasi penghubung maupun  permasalahan lainnya.

Untuk dunia pendidikan dinatuna saat ini boleh dikatakan masih belum memiliki prestasi yang baik. Kurangnya prestasi ini, permasalahannya bukan hanya pada anak didiknya, guru juga mengambail peranan penting dalam menciptakan sumberdaya manusia yang baik.

 Beberapa waktu lalu Wakil Bupati Natuna Dra. Hj. Ngesti Suprapti, MA dalam acara Penyerahan Petikan Surat Keputusan Bupati Natuna Nomor 01/BKPP/2017 tentang Pengangkatan dan Penempatan Kembali Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Dilingkungan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Natuna. Beliau mengatakan masalah Pendidikan di Kabupaten Natuna ini sangat komplek. Masih banyak keterbatasan tenaga pengajar baik kualitas maupun kuantitas, hal ini harus diperbaiki untuk menciptakan generasi natuna yang baik.

“kondisi sarana dan prasarana pendukung yang masih butuh perhatian, bahkan sampai keterbatasan tenaga pengajar baik kualitas maupun kuantitas. Hal ini menjadi perhatian pemerintah daerah untuk secara bertahap dibenahi bagi meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan sumberdaya manusia yang memiliki daya saing dimasa hadapan,” Ucap Ngesti.

Menurutnya, harus adanya verifikasi yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah, yaitu melalui penempatan tenaga pengajar sesuai disiplin ilmu yang dimiliki, sehingga mutu pengajaran lebih dapat ditingkatkan. Hal ini disampaikan mengingat kondisi penempatan guru belum dapat disesuaikan mengingat kebutuhan aparatur bersifat mendesak dan penempatannya belum dapat disesuaikan dengan persyaratan serta disiplin ilmu yang sesuai.

Oleh karenanya kedepan Pemerintah Daerah akan melakukan verifikasi lebih lanjut untuk membenahi hal diatas disamping menyelenggarakan program kerja lain yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan guru dalam proses belajar mengajar yang merupakan salah satu bentuk sinergitas program kerja Provinsi Kepri.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, Arifin Nasir menyampaikan bahwa kualitas pendidikan guru di Provinsi Kepri masih rendah dengan berbagai permasalahan yang dihadapi. Hal ini diperparah dengan kebijakan pemerintah pusat yang melarang penambahan tenaga pengajar sedangkan kebutuhan semakin meningkat. Oleh karenanya sudah terjadi pembahasan lebih lanjut untuk menyikapi kebutuhan peningkatan kualitas pendidikan terutama diwilayah perbatasan, dan Pemerintah Provinsi akan mengupayakan hal tersebut terutama bagi pertimbangan kesejahteraan para tenaga pengajar yang ada.

Adapun kebijakan yang telah diambil oleh Pemerintah Provinsi adalah keharusan dari para tenaga pengajar berstatus sarjana dan memiliki akta 4 serta memiliki latar belakang keguruan. Dari seleksi yang dilakukan terhadap 1800 tenaga honorer yang mendaftar tes Honorer, dengan terpaksa harus menggugurkan kurang lebih 200 orang karena verifikasi administrasi tidak sesuai disiplin ilmu yang dimiliki. Kebijakan tersebut diambil dengan tujuan agar kedepan tenaga pengajar benar-benar mampu menerapkan ilmunya sesuai bidang perkuliahan yang dipilih.

Lebih lanjut beliau menambahkan bahwa bidang pendidikan mengalami kemajuan cukup pesat, oleh karenanya tenaga pengajar harus lebih kreatif dan inovatif dalam mengemas proses pembelajaran agar daya serap peserta didik juga dapat meningkat.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kecamatan Bunguran Barat, Bakhtiar,S.Pd.SD menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan dengan tujuan agar segenap tenaga pengajar khususnya PTT dan GTT dapat bertatap muka, karena selama ini jarang mendapatkan kesempatan untuk sekadar silaturrahmi dan koordinasi.

Adapun jumlah PTT dan GTT yang menerima Petikan SK kali ini berjumlah 101 orang yang berasal dari seluruh jenjang pendidikan (SD, SLTP dan SLTA) di Kecamatan Bunguran Barat. (H/Zali)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>