Published On: Sen, Okt 26th, 2015

“Program Yang Patut diadopsi Kabupaten se-Riau” RTMPE

Share This
Tags

Teks poto : Bupati Kampar Jefry Noer ketika menjelaskan Ternak Ayam Apu kepada Perwakilan SKPD Kabupaten Meranti dilahan Percontohan RTMPE Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu, Sabtu (24 /10)

Teks poto : Bupati Kampar Jefry Noer ketika menjelaskan Ternak Ayam Apu kepada Perwakilan SKPD Kabupaten Meranti dilahan Percontohan RTMPE Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu, Sabtu (24 /10)


Teks poto : Bupati Kampar Jefry Noer ketika menjelaskan Biogas yang dihasilkan kotoran Sapi di lahan Percontohan RTMPE Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu, Sabtu (24 /10)

Teks poto : Bupati Kampar Jefry Noer ketika menjelaskan Biogas yang dihasilkan kotoran Sapi di lahan Percontohan RTMPE Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu, Sabtu (24 /10)

Siak Hulu_SK.com – “Program RTMPE seharusnya Diadopsi atau jadikan contoh bagi Kabupaten se-provinsi Riau dan sangat layak untuk ditiru, karena Program RTMPE ini adalah Program lengkap untuk mengatasi kebutuhan pokok masyarakat Riau”.
Terobosan yang telah dilakukan Bupati Kampar yang paling luar biasa adalah program RTMPE, program yang telah banyak dikenal masyarakat Kabupaten se-provinsi Riau dan program yang sangat tepat dalam situasi dan kondisi perekonomian seperti saat ini.
Demikian dikatakan Kepala Rombongan Kabupaten Meranti yang juga Kepala dinas Penanaman Modal Hendra Putra, S.Ip.,M.Si ketika bersama beberapa SKPD Kabupaten Meranti mengunjungi Lahan Percontohan RTMPE (Rumah Tangga Mandiri Pangan dan energi) Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu, Sabtu (24/10)
Kabupaten Meranti adalah Kabupaten termuda di Provinsi Riau, Program RTMPE dirasakan sangat tepat diadopsi dan dijadikan program Percontohan bagi Kabupaten Meranti, Kelompok petani harus belajar dan menimba ilmu disini. Karena di Kabupaten Meranti saat ini memiliki Program 1,4 Miliar untuk setiap Desa, tetapi kenyataannya Kabupaten Meranti masih harus banyak belajar dan masih butuh pembinaan ungkap Hendra Putra, S.Ip.,M.Si.
“Bupati yang luar biasa dan telah berbuat banyak untuk masyarakat Kabupaten Kampar, banyak Program terobosan yang dilakukan Bupati Kampar, dari mulai bidang peternakan, perikanan, perkebunan dan agrobisnis, dan yang paling penting mengeluarkan Masyarakat dari ketergantungan komoditi sayur mayur, telur, daging sapi yang selama ini dimasukkan dari daerah lain ujar Hendra Putra.
Hendra Putera juga mengharapkan Bupati Kampar memberikan izin kepada Kelompok Petani Kabupaten Meranti untuk ikut dalam pelatihan, khususnya pelatihan P4s sekaligus ikut mempelajari program RTMPE dan dikembangkan di Kabupaten Meranti ucapnya.
Kabupaten Meranti saat ini memang sedang berupaya meningkatkan dan memajukan Perekonomian Masyarakatnya, Program RTMPE Kabupaten Kampar dirasakan sangat tepat untuk diadopsi, hal ini dirasakan sangat tepat untuk memperoleh Ilmu dan pengetahuan dibidang pemberdayaan ekonomi Masyarakat, khususnya masyarakat berekonomi lemah dan kecil papar Hendra Putera.
Rombongan SKPD Kabupaten Meranti ini terdiri dari Kepala Dinas Kesehatan dr. Irwan Suandi, Kepala KTNA Kabupaten Meranti Asnawi Nazar, SP Beserta jajarannya Dan beberapa orang dari Kelompok Tani di Kabupaten Meranti.
Jefry Noer dalam pemaparannya menjelaskan dengan lahan yang hanya seluas 1000 meter serta modal Rp 120 juta yang dipinjamkan dari Bank BPR Sarimadu atau Bank Riau Kepri serta bantuan CSR Perusahaan akan bisa menghasilkan Rp 10 sampai Rp 25 juta/bulannya. Dimana dalam RTMPE terdapat enam ekor sapi, 100 ekor ayam petelor, ikan lele, kebun bawang dan cabe masing-masing seluas 200 meter, serta sayur-sayuran lainnya.
Dengan demikian, dari beberapa yang terdapat didalam RTMPE tersebut yang menjanjikan adalah hasil dari urine dan kotoran sapi yang bisa menghasilkan uang Rp 15 juta/bulan, ditambah ayam petelor minimal Rp 3 juta/bulan, ditambag juga dari hasil bawang dengan bibit 50 kg akan menghasilkan 500 kg diluar hasil dari anak sapi enam ekor/tahunnya. InsyaAllah tahun ini 1200 RTMPE akan tersebar di setia Kecamatan, untuk itu kedepan kita akan bisa swasmbada sapi, ayam, telor, ikan, bawang dan cabe.
Hal tersebut semua merupakan upaya kita untuk memberatas tiga zero dengan penuh keseriusan pimpinan, SKPD serta masyarakat sendiri dengan membuktikan langsung kepada mayarakat, karena masyarakat butuh bukti bukan cuma program dan Teori semata saja” terang Jefry”. (Humas Kampar)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>