Published On: Kam, Jan 12th, 2017

Rintihan Duafa Dibumi Negeri Seribu Kubah

Share This
Tags

Suarakedaulatan.com,ROHIL-Ratusan masyarakat Kabupaten Rokan Hilir (Negeri Seribu Kubah) 20170112_114329kesal atas tindakan Pemerintah Daerah Kabupaten Rohil, yang dinilai tidak memberikan perhatian kepada masyarakat kecil yang membutuhkan bantuan  Bansos untuk dana berobat bagi masyarakat yang kurang mampu dalam anggaran APBD Perubahan 2016.

Bastian Kanal salah satu warga yang mengajukan proposal bantuan berobat di Bagian Kesra yang kini menerita penyakit  pencucian darah kepada media ini mengatakan, ia tak tahu ada apa sampai saat ini dana bantuan untuk pengobatan belum dicairkan juga. Padahal semua proses sudah dijalankan hingga saat ini proposal sudah berada di keuangan.

Namun hingga saat ini belum juga di cairkan juga hingga masuk tahun 2017. Padahal, ia berharap bantuan itu bisa cair tahun 2016 ini.

“Jelas kecewa kalau ternyata enggak bisa cair kenapa kami di janjikan sampai sampai kwitansi sudah di tanda tanggani dan semua persaratan sudah dilengkapi. Kami enggak tahu kalau anggarannya tidak cair,” kata Bastian kanal, kamis (11/1/17).

Hal tersebut juga dikatakan Jumadi yang menderita patah paha di bagian kanan, warga jalan utama kelurahan bagan barat, kecamatan bangko yang sampai saat ini masih berharap dengan pencairan dana bantuan berobat di Bagian Kesra. Dirinya berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir segera mengeluarkan dana bantuan berobat agar sakit yang dideritanya bisa diobati secepatnya.

Ia mengaku sudah lama mengajukan proposal bantuan berobat di bagian kesra pada bulan April tahun 2016 kemarin dirinya sempat menanda tanggani kuwtansi pakai matre dan surat persetujuan untuk pencairan dana berobat dibagian kesra di batu enam. Setelah di tanda tanggani kenapa sampai saat ini dana bantuan berobat tersebut juga belum dicairkan.

Kalau memang tidak bisa dicairkan kenapa kami disuruh menanda tanggani kwitansi kemarin. Maunya jangan disuruh kami menanda tanggani berkasnya sebelum dananya jelas,”ujar Jumadi dengan kesal.

Dirinya mengakui ia pernah mencoba menjumpai salah seorang pegawai di bagian keuangan mereka bilang bantuan berobat tidak bisa dicairkan tahun ini. “Siapa yang tak kesal mendengarnya, kita minta penyebab kenapa tidak bisa dicairkan mereka berkata kita menunggu intruksi dari atasan. (Candra)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>