Published On: Rab, Jun 13th, 2018

Sepi Pembeli, Pedagang Sayur Pasar Ranai Mengeluh

Share This
Tags

 

Liputan : M.Rozali

Natuna, suarakedaulatan.com — Pantauan kegiatan jual beli di pasar tradisional Ranai, Natuna pada H-2 Lebaran masih sepi. Kegiatan jual beli tampak seperti hari-hari biasanya tidak terlihat kenaikan jumlah pembeli. Rabu, 13/06/2018 siang.

Saat awak media ini sedang berkeliling memantau sambil mengambil Poto kegiatan jual beli di pasar ranai, Salah seorang pedagang bernama Ibu Rina langsung menghampiri dan menanyakan, “bapak dari media ya,”, tanya ibu ke awak media ini.

Ibu Rina

Ibu Rina

Setelah mendengar penjelasan singkat dari awak media ini, ibu Rina langsung mengajak ke lapak dagangannya, “lihatlah pak, 2 hari lagi lebaran, namun pembeli sepi,” ucapnya sambil merapikan dagangannya.

Sekali-kali ibu Rina dengan nada lirih kembali berucap, “sudah 3 tahun ini pembeli sepi, beda dengan sebelumnya, setiap mau lebaran pembeli ramai,”. Keluhnya.

Ibu Rina yang sudah 5 tahunan menekuni sebagai pedagang sayur ini menuturkan, untuk omset dari penjualan sayur menjelang lebaran ini masih terbilang selit, ” dulu saya jual nangka sayur aja cepat habisnya pak, sekarang ini susah mau ngabiskannya. Hasil penjualan saya 3 ratusan per hari dan itu masih kotor pak,” ucap nya lagi.

Jadi saya “berharap keperintah daerah, kedepannya pemerintah lebih maju lah dalam membangun supaya ekonimi rakyat meningkat, lihatla Sekaran ini semakin tahun semakin sulit kehidupan ini, semoga pemerintah bisa mengerjakan perekonomian daerah Natuna ini,” Tutup Rina.

IMG_20180613_131226

Pasar Ikan Ranai

Kemudian awak media ini kembali berkeliling melihat kegiatan jual beli di lapak pedagang ikan dan ayam potong. Pantauan di lapak pedagang ikan, kegiatan jual belipun tampak sepi.

Namun tampak perbedaan di lapak penjualan Ayam potong, dimana terlihat kegiatan jual beli tergolong Ramai.

Pak Adi salah seorang pedagang ayam potong saat di wawancarai media ini menuturkan, setiap hari sekitar 50 ekor ayam yang terjual, “Alhamdulillah pak, 50 ekor sehari habis,” ucap Adi dan diamini rekannya.

Tambah Adi lagi, “kami pedagang ini, setiap hari cuma dijatah 50 ekor oleh pemasok ayam pak. Terkadang ada pembeli tidak kebagian pak. Untuk harga Rp. 45.000 per kilo,” Jelasnya.

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>