Published On: Sen, Agu 21st, 2017

SMKN 1 Pkl Kerinci Dan Komite Rapat Minta Biaya Praktek Siswa

Share This
Tags

Pelalawan-
SMK Negeri 1 Pangkalan Kerinci, Kabupaten IMG20170821094407Pelalawan, Riau, bersama komite, melaksanakan rapat dengan seluruh orang tua/wali murid, untuk meminta dana biaya praktek siswa.

Rapat dilaksanakan diruangan aula Herman Maskar pada Senin (21/08/17) di SMKN 1 Pkl Kerinci. Dipimpin oleh wakil kepala sekolah Bidang Hubungan Masyarakat dan Hubungan Industri Lina Yulianti M.Pd didampingi asistennya Yulidia Fitri M.Pd dan ketua Komite H. Herman Maskar S.Pd, M.Si, dihadiri oleh para orang tua/wali murid.

Dalam rapat tersebut sekolah dan ketua komite meminta dana hingga sebesar Rp 1515000 (satu juta lima ratus ribu lima belas ribu rupiah) yang dibebankan kepada orang tua/wali murid. Kegunaan dana tersebut untuk biaya pratek kerja lapangan dan pratek kunjungan industri siswa yang akan dilaksanakan pada tahun pelajaran 2017/2018.

Orang tua siswa Arman Harahap yang protes dalam rapat itu mengatakan, pemungutan dana tersebut dalam Jukla/Juknis (petunjuk pelaksanaan / petunjuk teknis) penggunaan Dana BOS (bantuan operasional sekolah) pada poin ke-12 jelas mengatakan bahwa, biaya praktek kunjungan induatri dan magang siswa, dibiayai oleh dana BOS.

Sehingga kepada ketua komite dan pihak sekolah, Arman mempertanyakan payung hukum. “Setidaknya ada surat edaran atau Perda yang memperbolehkan permintaan dana tersebut kepada orang tua/wali murid anak sekolah. Pasalnya dalam tata tertib pendidikan sekarang ini, dilarang keras melakukan pemungutan dana dalam bentuk apapun kepada siswa. Bila mana hal itu dilakukan, itu tindakan pungutan liar, tegasnya.

Menjawab itu ketua komite mengatakan, kalau orang tua/wali murid tidak setuju, silakan diprotes. Memang aturannya tidak ada, tapi sesuai dengan aturan pendidikan sekarang ini, siswa yang tidak ikut pratek kerja lapangan dan pratek kunjungan industri, tidak bisa ikut UAS (ujian akhir sekolah). Makanya hari ini para orang tua/wali murid dipanggil rapat, untuk merembukkan masalah itu supaya anak-anak kita dapat ikut UAS, jelasnya.

Dalam RAB yang telah dibuat oleh pihak sekolah dan komite untuk biaya yang akan dipungut, tertera biaya pelepasan siswa yang melakukan magang sebesar Rp 100.000 (seratus ribu rupiah). Biaya tersebut menjadi perdebatan antara pimimpin rapat dengan para orang tua siswa yang membuat suasana rapat semakin panas. (Sona)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>