Published On: Sen, Des 12th, 2016

Terobosan Berkualitas “Menuju Pelalawan terang”

Share This
Tags

Suarakedaulatan.com,Pelalawan-Seperti diketahui di Indonesia, listrik di hampir seluruh wilayah Indonesia dikelola adv_pelalawan2penuh oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN). Namun sudah rahasia umum jika PLN tidak bisa memenuhi semua kebutuhan listrik bagi pelanggan. Masih banyak daerah belum mendapatkan aliran listrik di nusantara ini. Contohnya di Riau sendiri sangat banyak desa-desa yang berswadaya agar bisa mendapatkan listrik dengan biaya kantong pribadi.

Atas dasar itulah, Bupati Pelalawan M. Harris menginisiasi didirikannya Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Langgam Power. Dia sangat prihatin melihat jumlah rumah tangga di Kabupaten Pelalawan yang teraliri listik 24 jam baru mencapai 21,17 persen sebelum diresmikan PLTMG tahun 2013. Bisa dikatakan itu yang terendah di Riau.

Berdasarkan RPJMD Kabupaten Pelalawan 2011-2016 Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Mengoptimalkan Pemenfaatan Sumberdaya Ekonomi, serta Meningkatkan Daya Saing Daerah menuju Peningkatan Daya Saing Nasional ditetapkan 7 Prioritas Pembangunan Daerah menuju Pelalawan Emas.

“Dari Tujuh Program Unggulan yang tidak kalah pentingnya adalah Pelalawan Terang”

Hidup dizaman yang Modern dengan segala perkembangan serba digital yang sangat pesat tentunya indexsangatlah penting dan sangat diperlukan peningkatan sumber daya Listrik untuk keperluan sehari-hari.

Dengan fokus meningkatkan elektrifikasi rumah tangga, Dengan adanya listrik aktivitas perekonomian dan aktivitas sosial masyarakat meningkat tajam, Itu sebabnya potensi energi di Kabupaten Pelalawan dimanfaatkan untuk mengatasi minimnya sumber daya listrik.

“Salah satu andalan Program Pelalawan adalah terang dalam pembaharuan menuju kemandirian menyambut Pelalawan Emas adalah pembangunan pembangkit Listrik.”

Pada tahap awal PLTMG tersebut dibangun dengan kapasitas 15 MW yang telah dioperasikan sejak Agustus 2013. Pemerintah daerah menargetkan bahwa sampai dengan 2016 setidaknya 50 persen rumah tangga di Kabupaten Pelalawan telah menikmati listrik 24 jam.

Akan tetapi, di luar dugaan ternyata PT Langgam Power mampu melebihi target tersebut. Hal itu pelalawansudah terbaca sejak awal-awal beroperasinya pembangkit listrik ini dimana kekurangan daya listrik di Kabupaten Pelalawan umumnya dan Pangkalan Kerinci khususnya telah teratasi. Jika terjadi listrik padam, hal tersebut lebih disebabkan gangguan jaringan. Saat itu, tingkat elektrifikasi Kabupaten Pelalawan sudah mencapai 34,41 persen hingga kemudian melebihi 50 persen tahun 2014.

Pembangunan Pembangkit tentu disertai dengan pembangunan jaringan dan mendorong kerjasama PLN untuk meningkatkan elektrifikasi masyarakat. PLN telah sampai keDesa – desa.

Pembangunan Langgam Power untuk meningkatkan elektrifikasi masyarakat juga mendapatkan pendapatan bagi pemerintah daerah. Dimana Pengelolaan Langgam Power yang merupakan konsorsium atau gabungan beberapa perusahaan  memasukan peran Pemda melalui BUMD untuk memiliki investasi saham.

Namun program ini masih ditemukan berbagai kendala dalam implementasinya, sehingga memerlukan kerjasama semua pihak untuk mensukseskan Pelalawan terang.

Oleh karena itu Bupati Pelalawan M.Harris berharap BUMD harus totalitas mendukung Program Pelalawan Terang Pemerintah agar listrik menjangkau seluruh pelosok Desa yang salah satunya dengan pembangunan jaringan Program Percepatan Pembangunan Infrastruktur Desa (PPID).

“‎BUMD memang harus mendukung program Pelalawan terang seperti pengerjaan jaringan melalui program Percepatan Pembangunan Infrastruktur Desa PPID  di Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa  BPMPD  Kabupaten Pelalawan.

Dikatakan Bupati Harris Dalam hal ini seluruh elemen dan instansi terkait diharapkan mampu bekerjasama demi mewujudkan program Pemerintah Daerah yang sangat dibutuhkan seluruh masyarakat.”Pelalawan terang menuju Pelalawan emas.”

Meski demikian, Bupati Harris mengaku belum puas dengan apa yang telah dicapai sampai saat ini. Alasannya, kata dia, karena awalnya PLTMG ini dicita-citakan akan memiliki kapasitas  sebesar 200 MW. Oleh karena itulah, pihaknya hingga kini masih membuka peluang investasi selebar-lebarnya untuk investor.

Dia berjanji akan mempermudah investasi karena tujuannya untuk kepentingan masyarakat agar bisa terterangi. Bukan hanya untuk masyarakat Pelalawan saja, tapi juga bagi kabupaten tetangga yang masih kekurangan listrik. Hal itu sesuai dengan targetnya pada 2015 seluruh masyarakat Kabupaten Pelalawan yang berada di 12 Kecamatan akan merasakan listrik. Saat ini yang masih sulit adalah Kecamatan Teluk Meranti dan Kuala Kampar dan jika berlebih akan disalurkan ke Kabupaten tetangga.

Atas upaya tersebut, Bupati Harris tidak hanya mendapat pujian level daerah saja, namun juga nasional. Hal itu terbukti dengan pengakuan Kepala Balai Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT) Marzan A Iskandar saat meresmikan PLTMG PT Langgam Power saat diluncurkan 2013 di Pelalawan, Riau.

General Manager PLN Riau Kepri, Dodi Pangaribuan juga menyampaikan pujian. Menurutnya keberadaan PLTMG sangat membantu terhadap program PLN dalam mensubsidi daya ,ditambah lagi dengan harga yang relatif rendah pihak PLN merasa terbantu karena dengan harga Rp787 per Kwh pihak PLN sudah bisa  menghemat biaya Rp 7 miliar/bulan.

Tidak hanya dari pemerintah, Langgam Power juga menerima apresiasi dari Stasiun TV Nasional TV One yang mengundang Bupati Harris pada salah satu Program Talk Show.  Harris saat itu tampil membeberkan program unggulan yang mulai dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Pelalawan. Di antaranya, melalui program inovasi listrik Pelalawan Terang yang menjadi program andalan, merupakan solusi jitu mengatasi krisis listrik yang melanda Negeri Seiya Sekata.(Adv/Eef)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>